Gagal jantung
Ketika
sejumlah besar otot jantung mati, kemampuan jantung untuk memompa darah
ke seluruh tubuh berkurang, dan ini dapat menyebabkan gagal jantung. Tubuh menahan cairan, dan organ, misalnya, ginjal, mulai gagal.
Fibrilasi ventrikel
Cedera otot jantung juga dapat menyebabkan fibrilasi ventrikel. Fibrilasi
ventrikel terjadi ketika aktivasi otot jantung yang normal dan teratur
digantikan oleh aktivitas listrik yang kacau yang menyebabkan jantung
berhenti berdetak dan memompa darah ke otak dan bagian lain dari tubuh. Kerusakan otak permanen dan kematian dapat terjadi kecuali aliran darah ke otak dipulihkan dalam waktu lima menit.
Sebagian
besar kematian akibat serangan jantung disebabkan oleh fibrilasi
ventrikel jantung yang terjadi sebelum korban serangan jantung dapat
mencapai ruang gawat darurat. Mereka yang mencapai ruang gawat darurat memiliki prognosis yang sangat baik; bertahan hidup dari serangan jantung dengan pengobatan modern harus melebihi 90%. 1% hingga 10% korban serangan jantung yang kemudian mati sering
mengalami kerusakan besar pada otot jantung awalnya atau kerusakan
tambahan di lain waktu.
Kematian
akibat fibrilasi ventrikel dapat dihindari dengan resusitasi
cardiopulmonary (CPR) dimulai dalam lima menit sejak onset fibrilasi
ventrikel. CPR
membutuhkan pernapasan untuk korban dan menerapkan kompresi eksternal
ke dada untuk menekan jantung dan memaksanya untuk memompa darah.
Pada
tahun 2008, American Heart Association memodifikasi instruksi CPR dari
mulut ke mulut, dan merekomendasikan bahwa kompresi dada saja efektif
jika seorang pengamat enggan untuk melakukan mulut ke mulut. Ketika
paramedis tiba, obat-obatan dan / atau kejutan listrik (kardioversi)
dapat diberikan untuk mengubah fibrilasi ventrikular kembali ke irama
jantung yang normal dan memungkinkan jantung untuk memompa darah secara
normal.
Oleh karena itu, CPR cepat dan respon cepat oleh paramedis dapat meningkatkan kemungkinan bertahan hidup dari serangan jantung. Selain
itu, banyak tempat umum sekarang memiliki defibrillator eksternal
otomatis (AED) yang menyediakan kejutan listrik yang diperlukan untuk
mengembalikan irama jantung yang normal bahkan sebelum paramedis tiba. Ini sangat meningkatkan peluang untuk bertahan hidup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar